Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran Usung Konsep HIPMI Nyawiji yang Relevan, Kolaboratif, dan Terorganisir

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran Usung Konsep HIPMI Nyawiji yang Relevan, Kolaboratif, dan Terorganisir

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI PangandaranCinky Priyanto bukanlah nama baru di kalangan pengusaha muda Pangandaran. Sebagai pendiri Wireka Teknologi, perusahaan IT yang lahir dan berkembang di Pangandaran, ia telah melayani ratusan klien dari berbagai sektor—mulai dari pendidikan, pemerintahan, hingga bisnis pariwisata.

Kini, Cinky maju sebagai Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Pangandaran bukan semata karena deretan prestasinya. Sebaliknya, langkah ini didorong oleh keyakinannya bahwa HIPMI memiliki potensi untuk menjadi wadah yang lebih hidup, fungsional, dan memberikan manfaat nyata bagi setiap anggotanya.

Menurutnya, hal tersebut hanya bisa terwujud apabila organisasi dikelola dengan struktur yang rapi serta sistem yang jelas sehingga setiap program bisa berjalan efektif dan terukur.

Pulang untuk Terlibat: Latar Belakang Cinky Priyanto

Setelah lebih dari 10 tahun menimba ilmu dan pengalaman kerja di luar daerah bahkan luar negeri, Cinky memutuskan untuk kembali ke Pangandaran pada 2020. Ia membangun bisnis digital dari tanah kelahirannya, bukan dari kota besar.

Baginya, kontribusi akan terasa relevan ketika dilakukan di tempat yang membutuhkan. Selama beberapa tahun terakhir, ia fokus membangun sistem, memimpin tim kecil, dan mengelola berbagai klien lintas sektor. Pengalaman ini membentuk keyakinannya bahwa bisnis dan organisasi yang tumbuh bukan yang paling ramai, tapi yang paling rapi dan fokus.

HIPMI Pangandaran Butuh Sistem, Bukan Sekadar Semangat

Sebagai Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran Cinky menilai bahwa HIPMI memiliki potensi besar sebagai wadah pengusaha muda. Dengan komunitas yang solid, jaringan yang luas, dan posisi strategis dalam mendorong ekonomi lokal, organisasi ini seharusnya bisa memberi dampak nyata. Namun, potensi tersebut tidak akan maksimal apabila tidak ditopang oleh sistem yang jelas.

Oleh karena itu, Cinky menawarkan pendekatan yang realistis. Bukan sekadar janji muluk, ia lebih fokus pada perbaikan mendasar agar HIPMI bisa berjalan lebih fungsional. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pertama, anggota tahu ke mana harus terhubung.
  • Kedua, program berjalan rutin dan tepat sasaran.
  • Selanjutnya, ruang kolaborasi benar-benar dibuka, bukan hanya didiskusikan.
  • Terakhir, data, dokumentasi, dan kontribusi anggota tercatat dengan rapi.

Prinsip Cinky Priyanto Dalam Kepemimpinannya

Gaya kepemimpinan Cinky Priyanto dikenal terbuka, realistis, dan sistematis. Ia mengutamakan kerja berbasis data, bukan asumsi; fokus pada proses dan hasil, bukan pencitraan.

Salah satu filosofi yang ia pegang adalah “leaders eat last”—pemimpin adalah yang pertama menyiapkan dan terakhir menikmati hasil. Prinsip ini diterapkannya di Wireka dan akan ia bawa ke HIPMI agar organisasi bisa tumbuh sehat dan produktif.

HIPMI Nyawiji: Menyatukan Langkah, Menyederhanakan Proses

Konsep HIPMI Nyawiji yang diusung Cinky bukan sekadar slogan. Pasalnya, “Nyawiji” bermakna menyatukan langkah, menyambungkan potensi, dan menyederhanakan proses agar semua anggota bisa terlibat aktif dalam kegiatan organisasi.

Baca juga: Kenapa HIPMI Harus Menerapkan Digitalisasi Administrasi, Bahkan di Level BPC Kabupaten/Kota

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menawarkan sejumlah program kerja yang saling mendukung, di antaranya:

  • Pertama, Digitalisasi Keanggotaan HIPMI, melalui dashboard anggota, database terintegrasi, dan kartu digital.
  • Kedua, Forum Kolaboratif, seperti CEO Class, Pitching Night, dan Business Clinic untuk mendorong jejaring dan saling belajar antaranggota.
  • Ketiga, HIPMI Business Center, yang berperan membantu anggota dalam mengurus legalitas, perpajakan, hingga kebutuhan SDM.
  • Selanjutnya, Program Sosial Terstruktur, seperti HIPMI Mengajar dan HIPMI Peduli agar kontribusi sosial anggota lebih terarah.
  • Terakhir, Fokus pada Sektor Strategis, termasuk pengembangan pariwisata dan sport tourism di Pangandaran.

Melalui rangkaian program tersebut, Cinky menegaskan bahwa setiap rencana kerja disiapkan untuk benar-benar bisa dieksekusi, bukan sekadar ditampilkan di atas kertas atau dipresentasikan.

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran: Soal Ruang, Bukan Figur

Bagi Cinky, HIPMI adalah ruang untuk tumbuh bersama, bukan panggung untuk ambisi personal. Organisasi akan sehat bukan karena siapa yang paling dikenal, tetapi karena sistemnya berjalan dan semua anggota merasakan manfaatnya.

Dengan prinsip itu, ia siap membawa HIPMI Nyawiji menjadi gerakan kolaboratif yang relevan, terorganisir, dan berdampak bagi pengusaha muda Pangandaran.

Cinky Priyanto

Cinky Priyanto

Tech enthusiast dengan fokus pada solusi bisnis berbasis teknologi dan gaya kepemimpinan kolaboratif.

Lihat Profil Lengkap →

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran Usung Konsep HIPMI Nyawiji yang Relevan, Kolaboratif, dan Terorganisir

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI PangandaranCinky Priyanto bukanlah nama baru di kalangan pengusaha muda Pangandaran. Sebagai pendiri Wireka Teknologi, perusahaan IT yang lahir dan berkembang di Pangandaran, ia telah melayani ratusan klien dari berbagai sektor—mulai dari pendidikan, pemerintahan, hingga bisnis pariwisata.

Kini, Cinky maju sebagai Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Pangandaran bukan semata karena deretan prestasinya. Sebaliknya, langkah ini didorong oleh keyakinannya bahwa HIPMI memiliki potensi untuk menjadi wadah yang lebih hidup, fungsional, dan memberikan manfaat nyata bagi setiap anggotanya.

Menurutnya, hal tersebut hanya bisa terwujud apabila organisasi dikelola dengan struktur yang rapi serta sistem yang jelas sehingga setiap program bisa berjalan efektif dan terukur.

Pulang untuk Terlibat: Latar Belakang Cinky Priyanto

Setelah lebih dari 10 tahun menimba ilmu dan pengalaman kerja di luar daerah bahkan luar negeri, Cinky memutuskan untuk kembali ke Pangandaran pada 2020. Ia membangun bisnis digital dari tanah kelahirannya, bukan dari kota besar.

Baginya, kontribusi akan terasa relevan ketika dilakukan di tempat yang membutuhkan. Selama beberapa tahun terakhir, ia fokus membangun sistem, memimpin tim kecil, dan mengelola berbagai klien lintas sektor. Pengalaman ini membentuk keyakinannya bahwa bisnis dan organisasi yang tumbuh bukan yang paling ramai, tapi yang paling rapi dan fokus.

HIPMI Pangandaran Butuh Sistem, Bukan Sekadar Semangat

Sebagai Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran Cinky menilai bahwa HIPMI memiliki potensi besar sebagai wadah pengusaha muda. Dengan komunitas yang solid, jaringan yang luas, dan posisi strategis dalam mendorong ekonomi lokal, organisasi ini seharusnya bisa memberi dampak nyata. Namun, potensi tersebut tidak akan maksimal apabila tidak ditopang oleh sistem yang jelas.

Oleh karena itu, Cinky menawarkan pendekatan yang realistis. Bukan sekadar janji muluk, ia lebih fokus pada perbaikan mendasar agar HIPMI bisa berjalan lebih fungsional. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pertama, anggota tahu ke mana harus terhubung.
  • Kedua, program berjalan rutin dan tepat sasaran.
  • Selanjutnya, ruang kolaborasi benar-benar dibuka, bukan hanya didiskusikan.
  • Terakhir, data, dokumentasi, dan kontribusi anggota tercatat dengan rapi.

Prinsip Cinky Priyanto Dalam Kepemimpinannya

Gaya kepemimpinan Cinky Priyanto dikenal terbuka, realistis, dan sistematis. Ia mengutamakan kerja berbasis data, bukan asumsi; fokus pada proses dan hasil, bukan pencitraan.

Salah satu filosofi yang ia pegang adalah “leaders eat last”—pemimpin adalah yang pertama menyiapkan dan terakhir menikmati hasil. Prinsip ini diterapkannya di Wireka dan akan ia bawa ke HIPMI agar organisasi bisa tumbuh sehat dan produktif.

HIPMI Nyawiji: Menyatukan Langkah, Menyederhanakan Proses

Konsep HIPMI Nyawiji yang diusung Cinky bukan sekadar slogan. Pasalnya, “Nyawiji” bermakna menyatukan langkah, menyambungkan potensi, dan menyederhanakan proses agar semua anggota bisa terlibat aktif dalam kegiatan organisasi.

Baca juga: Kenapa HIPMI Harus Menerapkan Digitalisasi Administrasi, Bahkan di Level BPC Kabupaten/Kota

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menawarkan sejumlah program kerja yang saling mendukung, di antaranya:

  • Pertama, Digitalisasi Keanggotaan HIPMI, melalui dashboard anggota, database terintegrasi, dan kartu digital.
  • Kedua, Forum Kolaboratif, seperti CEO Class, Pitching Night, dan Business Clinic untuk mendorong jejaring dan saling belajar antaranggota.
  • Ketiga, HIPMI Business Center, yang berperan membantu anggota dalam mengurus legalitas, perpajakan, hingga kebutuhan SDM.
  • Selanjutnya, Program Sosial Terstruktur, seperti HIPMI Mengajar dan HIPMI Peduli agar kontribusi sosial anggota lebih terarah.
  • Terakhir, Fokus pada Sektor Strategis, termasuk pengembangan pariwisata dan sport tourism di Pangandaran.

Melalui rangkaian program tersebut, Cinky menegaskan bahwa setiap rencana kerja disiapkan untuk benar-benar bisa dieksekusi, bukan sekadar ditampilkan di atas kertas atau dipresentasikan.

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran: Soal Ruang, Bukan Figur

Bagi Cinky, HIPMI adalah ruang untuk tumbuh bersama, bukan panggung untuk ambisi personal. Organisasi akan sehat bukan karena siapa yang paling dikenal, tetapi karena sistemnya berjalan dan semua anggota merasakan manfaatnya.

Dengan prinsip itu, ia siap membawa HIPMI Nyawiji menjadi gerakan kolaboratif yang relevan, terorganisir, dan berdampak bagi pengusaha muda Pangandaran.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beranda Dukung Saya Profil Saya Blog Saya