Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – Bagi banyak pengusaha muda, mendengar kata HIPMI sering memunculkan berbagai persepsi. Ada yang mengira ini adalah komunitas eksklusif untuk pengusaha mapan. Ada juga yang berpikir, gabung HIPMI itu cuma soal foto bareng di acara formal dan sekadar menambah koleksi kartu nama.
Namun, di balik stigma itu, kenyataannya berbeda. HIPMI bukan sekadar tempat kumpul, tapi ruang untuk bertumbuh—bagi bisnis maupun diri pribadi. Banyak anggota yang awalnya datang hanya ingin bersosialisasi, justru pulang dengan peluang bisnis, mentor baru, bahkan rekan kolaborasi yang siap tumbuh bersama.
Lalu, apa sebenarnya yang membuat HIPMI layak jadi “rumah kedua” untuk pengusaha muda?
1. Relasi Nyata di HIPMI Pangandaran, Bukan Sekadar Basa-basi
Di HIPMI, kamu tidak hanya sekadar bertemu orang baru.
Jaringan yang terbentuk di sini bersifat organik dan berbasis kepercayaan. Banyak anggota yang menemukan supplier, klien, hingga partner bisnis strategis dari pertemuan sederhana antaranggota.
Karena hubungan terbangun di atas rasa saling percaya dan pengalaman yang nyata, kolaborasi biasanya berjalan lebih natural. Ini bukan hanya soal networking, tapi membangun koneksi yang benar-benar bekerja untuk bisnis kamu.
2. Akses Informasi dan Peluang Bisnis Lebih Cepat di HIPMI Pangandaran
Dalam dunia bisnis, kecepatan mendapatkan informasi sering menjadi kunci.
Bergabung dengan HIPMI membuatmu lebih dekat dengan berbagai peluang, mulai dari tender proyek, pelatihan, hingga program pemerintah yang mendukung UMKM dan startup lokal.
Bukan hanya tahu lebih cepat, anggota HIPMI juga sering saling berbagi cara mengeksekusi peluang itu—jadi kamu tidak berjalan sendiri.
3. Ruang Belajar dari Praktisi Langsung
HIPMI terkenal dengan budaya berbagi pengalaman.
Bukan sekadar teori atau seminar formal, tapi diskusi nyata yang lahir dari pengalaman jatuh-bangun para pengusaha lokal.
Workshop internal, mentoring informal, dan obrolan ringan pun bisa jadi sumber insight berharga untuk bisnis kamu. Bagi pengusaha muda yang sedang membangun pondasi usaha, ini ibarat shortcut untuk memahami tantangan nyata di lapangan.
4. Branding dan Kredibilitas Usaha Naik Secara Alami
Menjadi bagian dari HIPMI juga berdampak pada citra profesional.
Apalagi jika kamu aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi, bisnis kamu akan lebih dipercaya. Tidak hanya karena produk atau layanan yang bagus, tapi juga karena kredibilitas yang terbentuk dari jejaring pengusaha muda yang solid.
5. Organisasi yang Baik Bisa Membawa Anggotanya Tumbuh
Di HIPMI, pertumbuhan usaha tidak harus ditanggung sendiri.
Kalau organisasinya memiliki sistem, budaya kerja sehat, dan program nyata, maka anggotanya akan lebih siap menghadapi tantangan bisnis apa pun.
Inilah yang menjadi fokus Cinky Priyanto, Caketum HIPMI BPC Pangandaran.
Baginya, HIPMI harus jadi organisasi yang benar-benar terasa manfaatnya—bukan hanya untuk yang sudah mapan, tapi juga untuk pengusaha muda yang baru mulai membangun pondasi bisnisnya.
Baca juga: Dari Solid ke Sistem: Visi Cinky Priyanto untuk HIPMI BPC Pangandaran
HIPMI Adalah Ruang untuk Bertumbuh Bersama
HIPMI memang bukan tempat untuk semua orang.
Tapi kalau kamu adalah pengusaha muda yang ingin:
- Bertemu relasi yang nyata dan saling support
- Belajar dari pengalaman langsung, bukan hanya teori
- Mendapat akses peluang bisnis yang lebih luas
Maka HIPMI adalah tempat yang tepat untukmu.
Dengan kepemimpinan yang fokus pada kolaborasi dan pertumbuhan anggota, HIPMI bukan hanya organisasi pengusaha muda—ia bisa menjadi mesin kolaborasi yang nyata untuk masa depan bisnismu.