Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran: Membangun Perusahaan Teknologi dari Daerah hingga Menjawab Kebutuhan

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran: Membangun Perusahaan Teknologi dari Daerah hingga Menjawab Kebutuhan

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – Di dunia startup, kota besar selalu jadi sorotan. Jakarta, Bandung, hingga Surabaya memiliki segalanya: infrastruktur lengkap, SDM berlimpah, dan pasar digital yang matang. Wajar jika sebagian besar perusahaan teknologi memilih lahir di sana.

Namun, Wireka Teknologi memilih jalan berbeda. Kami justru tumbuh dari Pangandaran, kota pesisir di selatan Jawa Barat.
Bukan karena kondisinya ideal, tapi karena ada kebutuhan nyata di depan mata dan dorongan untuk berkontribusi dari kampung sendiri.

Berawal dari Kebutuhan, Bukan Sekadar Rencana Besar

Wireka Teknologi tidak dimulai dari pitch deck canggih atau strategi investor yang panjang. Perjalanan ini dimulai dari realitas sederhana di lapangan:

  • Sekolah-sekolah belum terhubung internet,
  • Pelaku UMKM kesulitan memasarkan produk secara digital,
  • Lembaga publik masih berjalan dengan proses manual yang melelahkan.

Alih-alih menunggu ekosistem terbentuk, kami memilih hadir lebih dulu.
Kami datang membawa solusi praktis: membangun jaringan internet, mengelola website, dan membantu digitalisasi usaha lokal.

Cerita Cinky Priyanto dari Lapangan: Menghubungkan Sekolah di Wilayah Terpencil

Salah satu pengalaman paling membekas adalah menghubungkan internet ke sekolah-sekolah di lokasi yang sulit dijangkau.

Jalannya jauh, sinyal lemah, bahkan transportasi sering jadi tantangan.


Tapi tim kami tetap berangkat. Bukan karena proyeknya menguntungkan, tetapi karena kami percaya, akses digital adalah hak semua orang.

Momen-momen inilah yang membentuk DNA Wireka Teknologi: berani memulai dari nol, berani hadir di tempat yang diabaikan, dan konsisten memberi solusi.

Bertumbuh Tanpa Ekosistem, Tapi Tetap Punya Arah

Memulai dari daerah berarti tidak ada ekosistem digital yang siap mendukung.
Namun, justru di situlah tantangan menjadi pembelajaran.

Kami pun membangun strategi yang sesuai dengan kondisi lokal:

  • Membuat sistem internal yang ringan tapi efisien,
  • Melatih tenaga lokal agar tumbuh bersama perusahaan,
  • Fokus pada kebutuhan nyata, mulai dari koneksi internet stabil, website full managed, hingga digitalisasi UMKM dan lembaga publik.

Wireka Teknologi dibangun untuk perjalanan panjang, bukan sekadar lari cepat.
Filosofi ini membuat kami bisa bertahan dan berkembang meski tanpa fasilitas kota besar.

Dari Wireka Teknologi ke HIPMI: Membawa Semangat yang Sama

Bagi pengusaha muda, HIPMI seharusnya bukan hanya tempat kumpul, tapi wadah untuk tumbuh bersama.

Pengalaman membangun Wireka Teknologi memberi pelajaran berharga: organisasi bisa dikelola seperti perusahaan—punya sistem, transparansi, dan keberpihakan pada anggota.

Cinky Priyanto, Calon Ketua Umum HIPMI BPC Kab. Pangandaran, membawa semangat yang sama:

  • Menata organisasi berbasis sistem, bukan sekadar agenda program,
  • Memberikan akses nyata bagi anggota, bukan hanya undangan seremonial,
  • Menjadikan HIPMI lebih relevan dan solutif di tingkat kabupaten/kota.

Dengan pola pikir seperti ini, HIPMI bisa menjadi jembatan pengusaha daerah untuk naik kelas.

Baca juga: OPINI Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran | Kita Tidak Kekurangan Pengusaha, Kita Perlu Menyatukan Kekuatan

Menutup Perjalanan: Membangun dari Daerah, Bentuk Kepemimpinan Nyata

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – Perjalanan Wireka Teknologi masih panjang. Kami pernah hadir di lokasi yang jarang dijangkau, membangun sistem dari nol, dan konsisten mendampingi klien lokal maupun lembaga publik.

Bagi kami, kontribusi ini bukan sekadar prestasi bisnis, tapi wujud tanggung jawab pada daerah.
Karena membangun dari kota besar mungkin lebih mudah.
Namun, bertahan dan berkembang dari kampung sendiri adalah bentuk kepemimpinan yang sesungguhnya.

Cinky Priyanto

Cinky Priyanto

Tech enthusiast dengan fokus pada solusi bisnis berbasis teknologi dan gaya kepemimpinan kolaboratif.

Lihat Profil Lengkap →

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran: Membangun Perusahaan Teknologi dari Daerah hingga Menjawab Kebutuhan

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – Di dunia startup, kota besar selalu jadi sorotan. Jakarta, Bandung, hingga Surabaya memiliki segalanya: infrastruktur lengkap, SDM berlimpah, dan pasar digital yang matang. Wajar jika sebagian besar perusahaan teknologi memilih lahir di sana.

Namun, Wireka Teknologi memilih jalan berbeda. Kami justru tumbuh dari Pangandaran, kota pesisir di selatan Jawa Barat.
Bukan karena kondisinya ideal, tapi karena ada kebutuhan nyata di depan mata dan dorongan untuk berkontribusi dari kampung sendiri.

Berawal dari Kebutuhan, Bukan Sekadar Rencana Besar

Wireka Teknologi tidak dimulai dari pitch deck canggih atau strategi investor yang panjang. Perjalanan ini dimulai dari realitas sederhana di lapangan:

  • Sekolah-sekolah belum terhubung internet,
  • Pelaku UMKM kesulitan memasarkan produk secara digital,
  • Lembaga publik masih berjalan dengan proses manual yang melelahkan.

Alih-alih menunggu ekosistem terbentuk, kami memilih hadir lebih dulu.
Kami datang membawa solusi praktis: membangun jaringan internet, mengelola website, dan membantu digitalisasi usaha lokal.

Cerita Cinky Priyanto dari Lapangan: Menghubungkan Sekolah di Wilayah Terpencil

Salah satu pengalaman paling membekas adalah menghubungkan internet ke sekolah-sekolah di lokasi yang sulit dijangkau.

Jalannya jauh, sinyal lemah, bahkan transportasi sering jadi tantangan.


Tapi tim kami tetap berangkat. Bukan karena proyeknya menguntungkan, tetapi karena kami percaya, akses digital adalah hak semua orang.

Momen-momen inilah yang membentuk DNA Wireka Teknologi: berani memulai dari nol, berani hadir di tempat yang diabaikan, dan konsisten memberi solusi.

Bertumbuh Tanpa Ekosistem, Tapi Tetap Punya Arah

Memulai dari daerah berarti tidak ada ekosistem digital yang siap mendukung.
Namun, justru di situlah tantangan menjadi pembelajaran.

Kami pun membangun strategi yang sesuai dengan kondisi lokal:

  • Membuat sistem internal yang ringan tapi efisien,
  • Melatih tenaga lokal agar tumbuh bersama perusahaan,
  • Fokus pada kebutuhan nyata, mulai dari koneksi internet stabil, website full managed, hingga digitalisasi UMKM dan lembaga publik.

Wireka Teknologi dibangun untuk perjalanan panjang, bukan sekadar lari cepat.
Filosofi ini membuat kami bisa bertahan dan berkembang meski tanpa fasilitas kota besar.

Dari Wireka Teknologi ke HIPMI: Membawa Semangat yang Sama

Bagi pengusaha muda, HIPMI seharusnya bukan hanya tempat kumpul, tapi wadah untuk tumbuh bersama.

Pengalaman membangun Wireka Teknologi memberi pelajaran berharga: organisasi bisa dikelola seperti perusahaan—punya sistem, transparansi, dan keberpihakan pada anggota.

Cinky Priyanto, Calon Ketua Umum HIPMI BPC Kab. Pangandaran, membawa semangat yang sama:

  • Menata organisasi berbasis sistem, bukan sekadar agenda program,
  • Memberikan akses nyata bagi anggota, bukan hanya undangan seremonial,
  • Menjadikan HIPMI lebih relevan dan solutif di tingkat kabupaten/kota.

Dengan pola pikir seperti ini, HIPMI bisa menjadi jembatan pengusaha daerah untuk naik kelas.

Baca juga: OPINI Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran | Kita Tidak Kekurangan Pengusaha, Kita Perlu Menyatukan Kekuatan

Menutup Perjalanan: Membangun dari Daerah, Bentuk Kepemimpinan Nyata

Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – Perjalanan Wireka Teknologi masih panjang. Kami pernah hadir di lokasi yang jarang dijangkau, membangun sistem dari nol, dan konsisten mendampingi klien lokal maupun lembaga publik.

Bagi kami, kontribusi ini bukan sekadar prestasi bisnis, tapi wujud tanggung jawab pada daerah.
Karena membangun dari kota besar mungkin lebih mudah.
Namun, bertahan dan berkembang dari kampung sendiri adalah bentuk kepemimpinan yang sesungguhnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beranda Dukung Saya Profil Saya Blog Saya