Cinky Priyanto Calon Ketua Umum HIPMI Pangandaran – HIPMI BPC Pangandaran hari ini berdiri di atas fondasi yang kuat: soliditas anggotanya.
Soliditas ini tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari proses panjang—dari rapat-rapat yang melelahkan, inisiatif tanpa henti, hingga keberanian untuk duduk bersama meski perbedaan latar belakang begitu besar.
Saya tidak bisa menceritakan perjalanan ini tanpa menyebut peran Shena Rizkantya, Ketua Umum yang sukses membawa HIPMI menjadi ruang kolaborasi yang lebih terbuka. Lintas sektor, lintas usia, bahkan lintas gaya komunikasi—semuanya kini bisa bertemu di meja yang sama.
Namun, di balik rasa syukur atas capaian ini, muncul pertanyaan penting:
Setelah soliditas terbentuk, apa langkah selanjutnya?
Dari Semangat Menuju Sistem
Jawaban saya sederhana tapi krusial: kita butuh sistem.
Semangat dan kekompakan memang penting, tetapi jika tidak dibarengi dengan sistem yang rapi dan berkelanjutan, kita akan terus mengulang proses dari nol di setiap periode kepemimpinan.
Bayangkan kalau setiap periode harus mulai lagi membangun komunikasi, mendata anggota dari awal, atau merancang program tanpa panduan jelas—energi yang seharusnya untuk maju malah habis di awal.
Inilah mengapa fase berikutnya untuk HIPMI BPC Pangandaran adalah mengubah budaya kolektif yang sudah terbangun menjadi struktur organisasi yang bekerja otomatis.
Beberapa hal yang menurut saya mendesak untuk diwujudkan, antara lain:
- Digitalisasi data anggota – agar potensi setiap anggota terbaca jelas dan bisa saling terhubung.
- Kalender kerja tahunan – supaya program tidak lagi bergantung hanya pada inisiatif pengurus harian.
- Dokumentasi kolaborasi dan kontribusi – agar regenerasi kepemimpinan tidak harus memulai dari nol.
- Platform komunikasi antaranggota – supaya ide dan peluang bisnis tetap berjalan meski tanpa pertemuan tatap muka.
Baca juga: Mengapa Pengusaha Muda Harus Jadi Bagian dari HIPMI BPC Pangandaran
Kenapa Sistem Itu Penting?
Saya bicara bukan dari luar, tapi dari dalam.
Sebagai bagian dari kepengurusan sebelumnya, saya tahu persis bagaimana ritme kerja HIPMI, tantangan administrasi yang sering terlewat, dan potensi luar biasa yang belum dimanfaatkan maksimal.
Kita tidak bisa selamanya bertumpu pada semangat satu-dua orang saja.
Organisasi yang sehat harus bisa berjalan meski kepengurusan berganti, dan itu hanya mungkin jika kita membangun sistem hari ini.
Melanjutkan dan Memperkuat
Saya percaya, di bawah kepemimpinan Shena Rizkantya, HIPMI BPC Pangandaran sudah berhasil menanamkan nilai yang luar biasa: keterbukaan, kekompakan, dan semangat kolaborasi.
Jika diberi amanah untuk melanjutkan kepemimpinan, tugas saya bukan memulai dari nol.
Tugas saya adalah menjaga yang sudah kuat, memperbaiki yang perlu diperkuat, dan membangun sistem yang siap menghadapi tantangan berikutnya.
Karena keberlanjutan organisasi bukan hanya tentang semangat yang menyala,
tapi tentang sistem yang bisa tetap berjalan, bahkan ketika struktur berubah.